BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Lebah madu merupakan makhluk hidup
yang sangat bermanfaat bagi manusia. Seperti firman Allah dalam Al Qur’an :
”Dan tuhanmu
mewahyukan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di
tempat-tempat yang dibikin manusia,” kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam)
buah-buahan dan tempuhlah jalan tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari
perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya
terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian
itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran tuhan) bagi orang-orang yang
memikirkan.” (QS. An-Nahl, 16: 68-69).
Madu merupakan
sumber makanan yang sangat bermanfaat untuk manusia. Disamping rasanya yang enak madu juga
mengandung obat. Seperti firman Allah: “dari perut lebah itu keluar minuman
(madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan
bagi manusia....” madu merupakan obat yang dapat menyembuhkan berbagai
macam penyakit.
Selain pada madu, sengat lebah juga
dijadikan obat untuk menyembuhkan bebrbagai macam penyakit. Didalam sengat
lebah terkandung melittin, apamin, Mast Cell Degranulating
Peptida, dan adolapin. Komponenen zat tersebut akan berfungsi
sebagai anti radang, anti jamur, anti bakteri dll.
Disamping beberapa manfaat yang lebah miliki
untuk kesehatan manusia. Lebah juga memiliki sifat yang patut untuk dicontoh
oleh umat manusia. Diantaranya adalah kemampuan berorganisasinya, pengelolaan
sarangya, dan membuat hasil madu yang melebihi kebutuhannya, yang tidak lain
adalah karena “wahyu” yang diterima oleh lebah. Yaitu untuk kebutuhan manusia.
Begitu
hebatnya lebah sehingga dapat dicantumkan dalam al-qur’an. Mungkin dikarenakan
kemanfaatanya yang begitu besar. Juga sikap yang dapat di contoh dari hewan
mungil tersebut. Oleh karena itu, makalah ini disusun karena orang-orang perlu mengetahui hal ini
sejak awal. Diperlukannya pengetahuan yang jelas dan informasi yang pasti
mengenai hal ini. Agar mereka dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.
B.
Rumusan
Masalah
1.
Apa manfaat yang terkandung dalam
lebah madu?
2.
Hal apa saja yang dapat kita
teladani dari lebah madu?
3.
Bagaimana cara untuk mendekatkan
diri kepada Allah lewat lebah madu?
C.
Tujuan
Penelitian
1.
Menjelaskan kepada pembaca tentang
berbagai kemanfaatan lebah dan dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya
sebagai wujud syukur kepada Allah Ta’ala.
2.
Memberi teladan kepada pembaca
tentang perilaku lebah.
3.
Menjelaskan kepada pembaca agar
mereka dapat menghayati dan memahami betapa agungnya kekuasaan Allah Ta’ala.
D.
Manfaat
Penelitian
Berisi tentang berbagai manfaat
yang terkandung dalam lebah madu dan perilaku lebah madu yang dapat kita contoh.
Juga tentang bagai mana cara kita menambah keimanan terhadap Allah Ta’ala.
BAB II
TELAAH PUSTAKA
A.
Lebah madu
Lebah merupakan makhluk kecil yang mempunyai banyak manfaat.
Mereka hidup secara bergerombol dalam suatutu
sarang. Sebagai makhluk yang diberi “wahyu” oleh Allah Ta’ala, lebah menghasilkan
sumber makanan yang berupa cairan kental yang dinamakn madu. tidak hanya dari
segi manfaat yang mereka hasikan tapi juga lebah mempunyai karakteristik yang
patut untuk dicontoh oleh manusia.
B.
Manfaat lebah
madu
Lebah mengandung berbagai hal yang dapat
bermanfaat bagi manusia. Hal ini sudah di terangkan dalam al-qur’an surat
an-nahl ayat 69 yang berbunyi :
يَخْرُجُ
مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ
فِي ذَلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
” Dari perut
lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya
terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian
itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran tuhan) bagi orang-orang yang
memikirkan.” (QS. An-Nahl, 16: 69).
Dan diperkuat dengan penelitian yang
telah dilakukan oleh banyak pakar sains di seluruh dunia. Allah mengaruniai
lebah dengan berbagai macam hal yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam
kehidupan sehari-hari, diantaranya :
1.
Madu
Madu dalam lebah tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa
dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium,
natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2,
C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan
serbuk sari. Disamping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga,
yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon. Berbagai manfaat pada madu yaitu
:
a.

Mudah dicerna
: Karena molekul
gula pada madu dapat berubah menjadi gula lain (misalnya fruktosa menjadi
glukosa), madu mudah dicerna oleh perut yang paling sensitif sekalipun, walau
memiliki kandungan asam yang tinggi. Madu membantu ginjal dan usus untuk
berfungsi lebih baik.
Mudah dicerna
: Karena molekul
gula pada madu dapat berubah menjadi gula lain (misalnya fruktosa menjadi
glukosa), madu mudah dicerna oleh perut yang paling sensitif sekalipun, walau
memiliki kandungan asam yang tinggi. Madu membantu ginjal dan usus untuk
berfungsi lebih baik.
b.
Rendah kalori : Kualitas madu
lain adalah, jika dibandingkan dengan jumlah gula yang sama, kandungan kalori
madu 40% lebih rendah. Walau memberi energi yang besar, madu tidak menambah
berat badan.
c.
Berdifusi lebih cepat melalui darah
: jika
bercampur dengan air hangat, madu dapat berdifusi kedalam darah dalam waktu
tujuh menit. Molekul gula bebasnya membuat otak berfungsi lebih baik karena
otak merupakan pengonsumsi gula terbesar.
d.
Membantu pembentukan darah : Madu
menyediakan banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan darah. Lebih
jauh lagi, ia membantu pembersihan darah. Madu berpengaruh positif mengatur dan
membantu peredaran darah. Madu juga berfungsi sebagai pelindung terhadap
masalah pembuluh kapiler dan arteriosklerosis.
e.
Membunuh bakteri : Sifat madu yang
membunuh bakteri disebut “efek inhibisi”. Penelitian tentang madu menunjukkan
bahwa sifat ini meningkat dua kali lipat bila diencerkan dengan air. Sungguh
menarik bahwa lebah yang baru lahir dalam koloni diberi makan madu encer oleh
lebah-lebah yang bertanggung jawab merawat mereka seolah mereka tahu kemampuan
madu ini.
f.
Royal jelly : Royal
jelly adalah zat yang diproduksi oleh lebah pekerja di dalam sarang. Zat
bergizi tinggi ini mengandung gula, protein, lemak, dan berbagai vitamin. Royal
jelly digunakan untuk menanggulangi masalah-masalah yang disebabkan kekurangan
jaringan atau kelemahan tubuh.
Nutrisi Madu (dalam 100 g bahan)
|
Unsur
|
Kadar
|
Unsur
|
Kadar
|
|
Air
|
20 g
|
Protein
|
0,3 g
|
|
Karbohidrat
|
79.5 g
|
Vitamin B,
|
Sisa
|
|
Vitamin 1
|
0,04 mg
|
Nicotinic acid
|
0,2 mg
|
|
Fosfor
|
0,16 mg
|
Pantothenic acid
|
0,2 mg
|
|
Kalsium
|
5 Ing
|
Tembaga
|
0,2 mg
|
|
Vitamin C
|
4 mg
|
Besi
|
0,9 mg
|
|
Stearic acid
|
50 mg
|
Potasium
|
10 Ing
|
2.
Sengat
racun yang
terdapat pada sengat lebah juga mengandung berbagai macam manfaat. Secara
keseluruhan racun sengat lebah terdiri dari sekitar 120 komponenen kimia aktif,
namun baru 40-an komponen yang sudah terdeteksi, diantaranya 11 peptida, 5
enzim, 3 amine, karbohidrat, lemak, dan asam amino. Peptida yang paling
berperan adalah melittin, apamin, Mast Cell Degranulating
Peptida, dan adolapin. Komponenen zat tersebut akan berfungsi
sebagai anti radang, anti jamur, anti bakteri, anti pyretic, serta
merangsang hormon ACTH. Hormon ACTH dapat merangsang cortex adrenal
untuk memproduksi hormon kortison lebih banyak Enzim utama dalam racun lebah
adalah hyaluronidase dan fosfolipase A. Hyaluronidase
memecah cairan antar sel sehingga racun lebih cepat menyebar di antara sel,
sedangkan fosfolipase A merusak fosfolipid yang menyebabkan kematian sel.
C.
Sifat atau
keistimewaan lebah madu
Disamping manfaat, Lebah juga mepunya perilaku yang dapat di
teladani oleh manusia. Diantaranya:
1.
Organisasi
yang terstruktur
Lebah madu
mempunyai organisasi yang sangat terstruktur. Mereka dapat menempatkan diri
mereka sesuai tugas yang mereka miliki. Sehingga mereka dapat menjaga sarang
mereka tetap aman dan nyaman.
2.
Penyimpanan
maksimal dengan bahan minimal
Lebah
membangun sarang mereka dengan berbentuk segi enam. Menurut pakar matematika
bentuk segi enam sangat cocok untuk penyimpanan. Disamping dapat menampung madu
lebih banyak, bentuk segi enam juga hanya membutuhkan sedikit lilin untuk
membuatnya.

|
BAB III
PEMBAHASAN MASALAH
Keajaiban Lebah
A.
Manfaat yang
terkandung dalam lebah madu
Disini akan menerangkan sekilas
tentang Berbagai manfaat yang dihasilkan lebah madu untuk kebutuhan manusia.
1.
Madu
Hampir semua orang tahu bahwa madu adalah sumber makanan penting
bagi tubuh manusia, tetapi sedikit sekali yang menyadari sifat-sifat luar biasa
dari penghasinya, yaitu lebah madu.
Jauh dari yang kita ketahui,
ternyata lebah madu menyimpan madu jauh lebih banyak dari yang sebenarnya
mereka butuhkan. Hal itu mereka lakukan karena lebah madu tidak memproduksi
madu untuk diri mereka sendiri, melainkan juga untuk manusia.
Tahukah kalian tentang manfaat madu sebagai salah satu sumber makanan yang Allah
sediakan untuk manusia melalui serangga yang mungil ini? Madu tersusun atas
beberapa molekul gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral. Rasulullah SAW
juga berpesan agar seseorang itu berobat dengan madu dan al-Qur'an. "Ambillah/pergunakanlah olehmu sekalian
akan dua obat penyembuh yaitu madu dan al-Qur'an." (Hadits riwayat Ibnu
Majah)
Dengan berbagai kandungan tersebut, madu dari lebah madu dapat
dijadikan sebagai obat untuk berbagai macam penyakit.
2.
Sengat
Tak hanya pada madunya, racun yang terdapat pada sengat lebah juga
mengandung berbagai macam manfaat. Dengan berbagai kandungan yang ada
didalamnya, sengat lebah dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
B.
Hal yang dapat
diteladani
Tidak hanya
menyimpan berbagai manfaat, lebah juga memiliki prilaku yang patut dicontoh
oleh manusia. Diantaranya:
1.
Organisasi terstruktur
Lebah madu
mempunyai organisasi yang sangat luar biasa. Mereka tunduk dan patuh pada
pemimpin mereka. sehingga mereka dapat melaksanakan semua tugas mereka dengan
baik.
2.
Arsitek handal
Lebah membuat sarang dengan
berbentuk segi enam bukan tanpa tujuan. Bentuk segi enam memberikan ruang yang
lebih luas dibanding dengan bentuk persegi, lingkaran, segitiga atau bentuk
lainnya sehingga lebah dapat menampung madu lebih banyak.
3.
|
Hanya menghisap yang baik
Lebah madu
hanya menghisap sari-sari pada bunga. Mereka tak pernah menghisap selain dari
sari bunga. Tidak semua bunga mereka hinggapi, hanya bunga bunga yang
mengandung sari-sari yang berpotensi untuk dijadikan madu.
4.
Hanya mengeluarkan manfaat
Lebah madu
hanya mengeluarkan sesuatu yang bermanfaat, yaitu madu. Tak pernah sekalipun mereka
mengeluarkan sesuatu yang merugikan atau bahkan merusak.
5.
Tidak merusak
Setiap mereka
hinggap dari bunga satu ke bunga lain, mereka tak pernah merusak tapi mereka
bahkan membantu penyerbukan bunga
tersebut. Kita sebagai manusia juga harus seperti itu, melakukan segala sesuatu
yang bermanfaat dan tidak menimbulkan dampak yang buruk bagi sekeliling kita.
Seperti sabda rosulullah yang Diriwayatkan dari Abd Allah
bin Amr bin al-Ash:
أَنَّهُ
سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَالَّذِي نَفْسُ
مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنَّ مَثَلَ الْمُؤْمِنِ لَكَمَثَلِ النَّحْلَةِ أَكَلَتْ
طَيِّبًا وَوَضَعَتْ طَيِّبًا وَوَقَعَتْ فَلَمْ تُكْسَرْ وَلَمْ تَفْسُدْ
“Sesungguhnya dia mendengan Rasul SAW bersabda: Demi Dzat
yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, perumpamaan orang mu`min bagaikan lebah.
Lebah itu memakan makanan yang baik-baik dan mengeluarkan yang baik pula. Tidak
jatuh tatkala menghinggapi dan tidak mematahkan yang dihinggapi.”
C.
Mendekatkan
diri kepada Allah lewat lebah madu
Allah mengutus
hewan mungil ini tidak lain adalah agar manusia dapat berfikir dan mengetahui,
betapa agungnya kekuasaan Allah Ta’ala. Kita harus dapat mencontoh keperibadian
mereka. baik dalam hal mengatur organisasi dengan teratur, dapat mecipakan
arsitektur yang bagus yang bahkan manusia tidak memikirkannya, hanya memakan
hal-hal yang baik, menghasil kan sesuatu yang baik pula, serta tidak merusak
sesuatu yang telah mereka ambil manfaatnya.
Dengan hal-hal
tersebut kita sebagai manusia harus berfikir, hewan sekecil itu saja dapat
melakukan hal yang sangat terpuji. Kenapa kita sebagai manusia tidak bisa?.
Maka sebagai wujud syukur kepada Allah Ta’ala. Kita sebagai manusia setidaknya
dapat menghayati dan mencontoh apa yang dapat dilakukan oleh lebah madu.
BAB IV
PENUTUP
A.
Simpulan
Berdasarkan informasi diatas, lebah
madu mempunyai manfaat yang luar biasa. Pertama, madu yang mempunyai rasa yang
enak juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Kedua, sengat yang dapat
juga menyembuhkan bermacam-macam penyakit.
Lebah juga mempunyai banyak sifat
yang dapat dicontoh oleh manusia. Yaitu mempunyai organisasi yang terstuktur,
arsitek yang handal, hanya menyerap sesuatu yang baik, mengeluarkan yang baik
pula, dan tak pernah merusak apapun yang mereka hinggapi. Seharusnya kita
sebagai manusia harus mencontoh bahkan harus lebih baik dari mereka. karena
kita adalah kholifah dibumi ini.
Dari berbagai manfaat dan
sifat-sifat lebah, kita harus lebih menghayati keagungan Allah Ta’ala. Allah
telah mengutus mereka agar manusia dapat berfikir maju dan dapat memaksimalkan
akal fikir mereka hanya untuk sesuatu yang bermanfaat. Karena hanya dengan
hewan mungil seperti lebah saja dapat memunculkan berbagai macam manfaat.
Apalagi kita yang dikaruniai akal fikiran? Bukankah akan lebih bermanfaat. Maka
kita harus bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita dengan
cara memanfaatkannya sebaik-baik mungkin dan mencotoh sifat dari lebah madu
yang kaya akan manfaat.
B.
Saran
Kita jangan hanya melihat, tapi
harus mencontoh kepribadian makhluk mungil tersebut. Dan jadilah orang yang
dapat bermanfaat bagi yang lainnya seperti sabda rosulullah “خير الناس أنفعهم للناس Manusia paling baik adalah yang paling
banyak memberikan manfaat bagi manusia lain.” Agar dapat
memahami arti dari diutusnya lebah madu untuk manusia. Dan dapat lebih
mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.
DAFTAR PUSTAKA
Isma’il, Muhammad. Riset
Al-Qur’an, Hadits dan Medis: Manfaat dan Keutamaan Lebah. ZILZAAL.htm. 28
Mei 2014.
Saifuddin. Mu’min
bagaikan lebah. Saifuddin ASM.htm. 11 juni 2014.
Yahya, Harun.
2004. Pustaka Sains Populer Islami: Keajcaiban Flora dan Fauna. Bandung:
PT Syaamil Cipta Media.
0 komentar:
Posting Komentar